selamat datang di karamba wonogiri () yang pingin beriklan atau mengirimnkan artikel silahkan hubungi kami di leo_ary08@yahoo.co.id kontak 081329349588

Kamis, 15 Oktober 2009

budi daya ikan nila di karamba wonogiri




WADUK Gajahmungkur, selain menjadi objek wisata menarik di Jateng, namun selama ini juga merupakan sentra pembudidayaan ikan. Tak mengherankan, kawasan tersebut juga padat dengan aktivitas perdagangan ikan, serta marak warung ikan bakar dengan memanfaatkan hasil tangkapan di waduk.
Bagi pengunjung waduk tersebut, terasa belum lengkap jika belum menyantap ikan bakar hasil tangkapan di waduk. Selain ikannya segar, juga aneka jenis ikan tawar, sulit dicari bandingannya di daerah lain. Ikan nila dan kakap menjadi menu andalan di kawasan itu.
Namun di balik keunggulan itu, jumlah produksi ikan Waduk Gajahmungkur Wonogiri, hingga kini belum mampu mencukupi kebutuhan konsumsi ikan bagi masyarakat Wonogiri.
Di waduk ini kini terdapat 13 kelompok nelayan. Tapi mereka setahunnya hanya mampu menangkap ikan sekitar 975 ton. Sedangkan Karamba Jaring Apung (KJA) di Waduk Gajahmungkur, sekarang jumlahnya mencapai 450 petak dengan menghasilkan ikan sekitar 1.920 ton per tahun.
Kepala Dinas Kehewanan Perikanan dan Kelautan (Wanperla) Wonogiri, Ir H PH Susanto SH MM, menyampaikan hal itu melalui Kasubdin Perikanan dan Kelautan, Ir Heru Sutopo, Kamis (12/4).
Untuk mencukupi kebutuhan konsumsi ikan masyarakat Wonogiri, lanjutnya, pihaknya telah melakukan penebaran bibit ikan di sejumlah telaga, embung dan tempat-tempat yang memungkinkan untuk dilakukan budi daya ikan, seperti yang dilakukan di kolam air deras, hasil inovasi kelompok tani ’Tirto Mulyo’ Dusun Pengkol, Desa Batuwarno, Kecamatan Batuwarno, Wonogiri, Kamis (12/4).
Heru menjelaskan, mayoritas hasil ikan karamba, diperuntukkan guna memenuhi permintaan luar negeri. Karena itu, secara keseluruhan, hasil produksi ikan di Waduk Gajahmungkur Wonogiri belum bisa mencukupi kebutuhan konsumsi ikan masyarakat Wonogiri. ”Selama ini baru bisa mencukupi sekitar 40-50 persennya saja,” katanya, sembari menambahkan untuk warung-warung ikan bakar yang kini banyak ditemukan di sekitar Waduk Gajahmungkur, per hari membutuhkan tidak kurang dari satu ton ikan segar.
Terkait itu, Dinas Wanperla memberi bantuan sebanyak 5.000 ekor bibit ikan nila dan karper ukuran 5-7 Cm. Diharapkan, 3-4 bulan ke depan, ikan-ikan tersebut dapat tumbuh dengan baik sehingga mampu menambah pendapatan bagi kelompok tani yang beranggotakan 60 orang warga setempat tersebut.
”Kalau dipelihara dengan baik, dalam waktu 3-4 bulan sudah dapat dipanen dengan jumlah tidak kurang dari lima kuintal,’’ ungkap Ir HPH Susanto SH MM, Kepala Dinas Wanperla Wonogiri, seusai melakukan pelepasan bibit ikan di kolam air deras.
Kenthut Suryatno SH, pemrakarsa kolam air deras tersebut menjelaskan, bahwa pada awalnya dirinya merasa sayang atas air yang mengalir di parit pinggir dusun Pengkol.
’’Ketika saya tawarkan kepada warga untuk membuat kolam di parit tersebut, masyarakat banyak yang menyetujui. Akhirnya dibuatlah kolam itu,” katanya.   Pm-nu
 
PEMBUDIDAYAAN IKAN
DENGAN KERAMBA
Budidaya ikan adalah salah satu cara untuk mengembangbiakkan baik di kolam sawah sebagai
mina padi maupun dengan keramba yang belum dikembangkan di semua daerah.
Budidaya ikan dalam keramba ini, timbul karena suatu kebetulan, yang semula dilakukan oleh
pedagang ikan hidup di daerah Bandung untuk menampung ikan dagangannya yang belurn laku
dijual. Ikan-ikan tersebut disimpan di dalam keramba dekat rumah mereka.
Akan tetapi ikan-ikan, tersebut , tetap hidup dan bahkan bertambah besar, sehingga hal ini
menimbulkan niat para pedagang untuk membudidayakan ikan dalam keramba. Budidaya ikan
dalam keramba ini juga dianjurkan untuk menunjang kegiatan usaha perbaikan gizi keluarga.
khususnya untuk daerah-daerah yang dekat dengan perairan untuk (sungai, danau dan
rawa-rawa).
Peran Man Dalam Keramba
Budidaya ikan dalam keramba sangat berperan dalam membantu melestarikan sumber air ini di
perairan umum, karena penangkapan yang dilakukan secara terus menerus akan mengganggu
kelestarian di perairan tersebut. Penangkapan ikan pada umumnya dilakukan tanpa
memperhatikan ukuran ikan. Dengan adanya sistim budidaya ikan dalam keramba, maka
diharapkan anak-anak ikan yang ikut tertangkap akan dibudidayakan, sehingga akan mempunyai
nilai ekonomi yang tinggi dibandingkan bila ditangkap waktu masih kecil. Secara garis besar,
peranan budidaya ikan dalam keramba adalah :
1) Mendukung usaha peningkatan pembinaan sumber hayati di perairan umum.
2) Meningkatkan produksi Wan yang bernilai ekonomi tinggi serta memenuhi kebutuhan
konsumsi ikan secara terus menerus.
3) Meningkatkan pendapatan Para petani ikan serta kesejahteraan petani ikan sepanjang
tahun.
4) Menghindari adanya masa paceklik bagi para nelayan dimana pada musim barat para
nelayan tidak dapat menangkap ikan.
5) Memperluas lapangan kerja bagi nelayan dan masyarakat secara umum.
Pemasangan Keramba
Bentuk keramba hanya dibedakan menjadi dua macam yaitu berbentuk empat persegi dan bundar
panjang. Keramba berbentuk empat persegi maupun kotak, sebagai bahan pada umumnya dibuat
dari bambu maupun papan. Bentuk bundar panjang, yaitu keramba menyerupai bubu pada
umumnya dibuat dari bilah bambu.
Cara pemasangan atau penempatan keramba, secara umum , dapat dibedakan menjadi tiga yaitu:
1) Keramba terendam secara keseluruhan. Pemasangannya direndam dalam air kurang lebih 20
Cm di bawah permukaan air. Keramba ini sesuai untuk perairan yang sempit dan tidak begitu
dalam. Mempunyai tiga sisi, dua sisi melintang arus dan satu sisi sejajar arus.
2) Keramba terendam sebagian, kurang lebih 10 Cm berada di atas permukaan air. Mempunyai
enam sisi, di mana terdiri dari empat sisi, dimana terdiri dari empat sisi memanjang dan dua
sisi melintang, jenis keramba ini cocok untuk dipasang di perairan yang dalam dan luas seperti
di sungai, danau, waduk dan rawa.
3) Keramba pagar berbentuk pagar keliling yang langsung ditancapkan ke dasar air. Keramba ini
harus selalu digenangi air, baik pada waktu air pasang maupun air surut. Pada umumnya
dikembangkan oleh penduduk yang tinggal di rumah terapung.
Jenis Ikan
Ada beberapa jenis ikan yang cukup potensial untuk dikembangkan dengan sistem budidaya
keramba, diantaranya adalah ikan karper (Chprinus carpio L.). Jenis ikan ini sangat cocok untuk
dikembangkan di daerah yang mempunyai ketinggian antara 150-600 meter di atas permukaan
laut, dengan pH perairan antara 7-8, suhu maksimal untuk kehidupannya antara 20-25°C.
Kepadatan penebaran sebaiknya antara 30-50 ekor/M3 dengan ukuran ikan 50-80 gram/ekor:
Dalam pemeliharaan selama 3-4 bulan, berat Wan bisa mencapai 300-500. gram/ekor, dengan
catatan bahwa ikan tersebut juga diberikan makanan tambahan.
Ikan tawes (Punctius javanicus Blkr). Jenis ikan ini tumbuh dengan balk pada ketinggian antar 25-
3°C. Padat penebaran ikan seberat 20 gram/ekor adalah, 190-125 ekor/M. Pada pemeliharaan
selama 3-4 bulan dengan diberikan makanan tambahan dedak halus, beratnya bisa mencapai
300-500 ekor/M3 dengan benih ikan seberat 20 gram/ekor pada pemeliharaan 3-4 bulan, dengan
diberikan dedak halus atau ampas tahu, beratnya bisa mencapai 200 300 gram/ekor.
Ikan mujair (Tilapia masambica). Jenis ikan, ini cocok dibudidayakan di daerah yang mempunyai
ketinggian antara 0-1.000 meter di atas permukaan taut, dengan suhu maksimum antara 25-30°C.
Padat penebaran dapat mencapai 500 ekor/M3 dengan benih ikan seberat 20 gram/ekor pada
pemeliharaan 3-4 bulan, dengan diberikan dedak halus atau ampas tahu, beratnya bisa mencapai
200 -300 gram/ekor.
Ikan sepat siem (Trichogaster pectoralis egen). Ikan ini dapat hidup di dataran yang mempunyai
ketinggian 800 meter di atas permukaan laut, dengan pH air antara 7 - 8 dan suhu maksimum
antara 25 -35°C. padat penebaran ikan antara 25 - 35 ekor/M3 dengan ukuran panjang 9 Cm.
Ikan toman (Ophiocephalus micropeltres). ikan ini banyak dikembangkan di daerah Kalimantan.
Termasuk lamban pertumbuhannya. Pada penebaran benih ikan dengan berat 300 gram/ekor
adalah, antara .15-20, ekor/M3. Pada pemeliharaan selama 8 bulan ikan sudah dapat dipanen.
lkan gabus (Ophiocephalus striatus Blkr). Ada dua macam yaitu yang cepat tumbuh dan lambat
tumbuh. Ikan gabus yang cepat tumbuh mempunyai ciri-ciri sebagai berikut : warna sisik punggung
abu-abu muda, bagian dada berwarna putih keperak-perakan. Ikan gabus hidup di air tawar
dengan pH antara 4,5 - 6. Pada penebaran ikan gabus dengan berat 100 gram/ekor adalah antara
50-60 ekor/M3. Dalam pemeliharaan selama 3 - 5 bulan berat ikan bisa mencapai 500 gram/ekor. .
Ikan betok (Anabes testudineus block). to ini sangat tahan terhadap kekurangan oksigen dan juga
air, Bahkan ikan ini dapat hidup dalam lumpur yang mengandung air antar 1 - 2 bulan. Pada
keramba ukuran 2 x 2 x 2 M2 dapat ditebarkan benih sebanyak 800 ekor dengan berat 20 gram
/ekor. Dalam waktu 6 bulan berat ikan dapat mencapai 400 gram/ekor.
Ikan gurami (Osphronemus gouramy L.). Hidup di air tawar. Daerah yang paling cocok adalah
dengan ketinggian 50 - 400 meter di atas permukaan laut, dengan suhu maksimum antara 40 - 60
ekor /M3. Dalam membudidayakan ikan ini perlu diberikan makanan tambahan selanq waktu 2 hari
sekali dengan jumlah 15 - 20 % dari berat ikan total. Dalam waktu 3 -4 bulan, ikan ini sudah dapat
dipanen.
Selain jenis-jenis ikan tersebut di atas, masih banyak lagi jenis ikan lokal lain yang dapat
dikembangkan dengan sistem keramba.
Bila hendak mengembangkan ikan dalam keramba, kita tinggal menyesuaikan jenis ikan yang
cocok untuk tempat tinggal kita masing - masing.
Lahan yang akan digunakan sebaiknya yang gembur. Tanah tegalan merupakan tanah yang baik
bagi pertumbuhan tanaman bengkuang. Buatlah guludan dengan lebar bedengan sekitar 20 Cm
dengan panjang guludan tergantung dari panjang lahan jarak antara bedengan sekitar 35 Cm atau
selebar satu setengah sampai dua lebar pacul.
Penanaman tanaman bengkuang sebaiknya dilakukan setelah panen tanaman jagung atau pada
pertengahan musim penghujan. Penanaman dengan cara membenamkan benih pada tanah
guludan yang ditugal, dan isilah 1-2 benih tiap lubang tanam, jarak antara lubang yang satu
dengan yang lain sekitar kurang lebih 22 Cm dan penanaman jangan terlalu dalam, karena akan
dapat menghambat perkecambahan benih tersebut. Untuk mendapatkan buah yang benar-benar
besar maka sebaiknya tiap lubang diisi dengan satu benih saja.
Sebenarnya tanaman bengkuang tidak memerlukan perawatan yank serius, karena tanaman
bengkuang merupakan tanaman yang mudah tumbuh pada, keadaan yang kurang
menguntungkan bahkan sampai saat ini tanaman bengkuang tidak atau belum pernah terserang
hams maupun penyakit yang dapat menurunkan produksi.
Perawatan yang perlu dilakukan adalah pengendalian gulma, yaitu lakukan pembersihan gulma
terutama gulma disekitar tanaman. Pembuangan bunga, dimana bunga pada tanaman bengkuang
ini sangat perlu dilakukan, karena jika bunganya tidak dihilangkan akan dapat mempengaruhi
pembentukan, umbi bengkuang. Bila perlu lakukanlah pemupukan dengan ZA dengan cara
tebarkan disekitar tanaman.
Pemanenan bengkuang dapat dilakukan setelah tanaman tersebut berumur sekitar 6 bulan. Dan
pemanenan sebaiknya dilakukan dengan hati-hati agar buah bengkuang tidak rusak atau pecah.
Maka dengan cara budidaya tersebut, akan dapat dihasilkan buah yang berukuran besar. Dengan
semakin baik mutu buah bengkuang ini akan dapat meningkatkan penghasilan petani, karena
harganya pun dapat dinaikkan.
Sumber : Menuju Pertanian Tangguh, Surat Kabar
Sinar Tani, 1996

Senin, 28 September 2009

modif v-ixion

Tentang Vixion
Yamaha V-IXION Semakin Di Depan


Konsep
Realitas sebuah mimpi untuk mempersembahkan motor masa depan yang Performance, Hi-Tech, Stylish, dengan performa yang hebat. Benar – benar sebuah revolusi Desain Baru. Motor mutakhir hasil karya seni teknologi para desainer Yamaha.


Latar belakang Nama
Adalah kombinasi dari 2 (dua) kata, yang masing – masing memiliki makna sama, dengan visi utama Yamaha dalam memproduksi sepeda motor kualitas tinggi dan berteknologi masa depan : Performance, Hi-Tech, Stylish.



VISION :

Sebuah kata dalam bahasa Inggris yang mengandung makna, sesuatu yang harus dicapai dengan kerja keras.


XENON :

Sebuah kata bahasa Yunani yang memiliki makna, sama dengan VISION.


Dari kombinasi 2 (dua) kata tersebut, lahirlah nama VIXION yang secara resmi telah diluncurkan sebagai nama sepeda motor sport Yamaha paling ”Performance, Hi-Tech, Stylish”.



Sepeda motor sport dengan teknologi benar – benar baru untuk membangun dan memperkokoh semangat menjadi :




SPESIFIKASI V-IXION

MESIN
Model : 3C11
Tipe Mesin : Liquid Cooled, 4T, SOHC
Diameter x Langkah : 57 x 58,7 (mm)
Volume Silinder : 149.8 cc
Perbandingan Kompresi : 10.4 : 1
Sistem Starter : Kick & Electric Starter
Putaran Langsam : 1300 – 1500 rpm
Power : 11.10 kw (14.88 HP) / 8,500 rpm
Torsi : 13.10 nm (1.34 Kgf.m)/ 7,500 rpm BAHAN BAKAR
Bahan baker disarankan : Unleaded Gasoline (Premium tanpa timbal)
Kapasitas tangki : 12 Ltr

OLI MESIN
Oli disarankan : SAE 20W40 / SAE 20W50 API SERVICE SJ
Sistem pelumasan : Tipe basah
Jumlah Oli Mesin
- Penggantian berkala (tanpa melepas filter) : 0.95 Ltr
- Penggantian berkala (dengan melepas filter) : 1.00 Ltr
- Penggantian total : 1.15 Ltr

THROTLE BODY
Tipe : AC 28/1
Merk / Buatan : MIKUNI
Cam Chain : Silent Chain / 96
Tensioner : Automatic
Celah Katup
- Masuk : 0.10 ~ 0.14 mm
- Buang : 0.20 ~ 0.24 mm

DIMENSI
Lebar : 705 mm
Tinggi : 1,035 mm
Panjang : 2,000 mm
Tinggi Tempat Duduk : 790 mm
Jarak Sumbu Roda : 1,282 mm
Sudut Caster : 260
Trail : 100 mm
Jarak terendah ke tanah : 167 mm
Berat Bersih : 114 Kg
Berat Kotor (+ cairan) : 125 Kg

FILTER UDARA
Tipe : Tipe Kering

BUSI
Tipe / Buatan : CR 8 E (NGK) / U 24 ESR-N (DENSO)
Gap Busi : 0.7 ~0.8 mm

KELISTRIKAN
Timing pengapian : 100 / 1,400 rpm
Tahanan pick up coil : 248 ~ 372 ohm
Tahanan primary coil : 2.16 ~ 2.64 ohm
Tahanan secondary oil : 8.64 ~ 12.96 ohm
Fuse (Sekring) : 20 Ampere
Bulb (bohlam) lampu depan : 12V 35/35W, 12V 5W (Lampu senja)
Bulb (bohlam) lampu belakang : 12V 5/21W

BATERRY
Tipe : YTZ5S MF BATTERY
Kapasitas : 12V 3.5 Ampere

Sumber: www.yamaha-motor.co.id

Sabtu, 26 September 2009

budi daya ikan nila merah







Nila merah (Oreochromis sp.) terdengar sangat asing. Namanya jarang terdengar. Orang lebih banyak menyebut nila hitam, karena nila hitam lebih memasyarakat. Meski tidak sepopuler nila hitam, tetapi (Read more)




1. KLASIFIKASI DAN MORFOLOGI

Atas dasar kebiasaan makan, ikan dibagi kedalam tiga kelompok, yaitu herbivore, karnivora dan omnivora. Herbivor adalah ikan pemakan tumbuhan, seperti gurame dan tawes. Karnivor adalah ikan pemakan daging, seperti ikan lele dan (Read more)




2. KEBIASAAN MAKAN


Atas dasar kebiasaan makanan atau food habit, ikan dibagi kedalam tiga kelompok, yaitu herbivore, karnivora dan omnivora. Herbivor adalah ikan pemakan tumbuhan, seperti gurame dan tawes. (Read more)




3. SIKLUS HIDUP DAN PERKEMBANGBIAKAN


Siklus hidup ikan nila merah melewati lima fase kehidupan, yaitu telur, larva, benih, konsums dan induk. Ciri setiap fase berubah. Demikian juga dengan bentuk dan ukuran tubuh serta sifat-sifatnya. (Read more)




4. SYARAT LAHAN


Lahan nila merah adalah tanah yang digunakan untuk membangun fasilitas budidaya nila merah. Tanah itu harus memenuhi tiga persyaratan pokok, yaitu persyaratan teknis, sosiologis, dan ekonomis. (Read more)




5. MEMBUAT KOLAM


Kolam bisa diartikan suatu genangan air yang sengaja dibuat manusia yang keadaannya dapat dikendalikan. Kolam harus memenuhi tiga persyaratan, yaitu dapat menampung air dalam volume yang besar (Read more)




6. MEMBUAT KERAMBA JARING APUNG


Nila merah dapat dipelihara di keramba jaring apung. Pemeliharaan ini dilakukan sejak benih hingga konsumsi, atau ukuran ikan yang siap untuk dimakan. Selain itu jaring terapung juga sering digunakan untuk memelihara nila merah (Read more)




7. MEMBUAT KOLAM AIR DERAS (KAD)


Nila merah juga bisa dipelihara di kolam air deras. Ciri khas KAD adalah ukurannya sangat sempit, jauh lebih sempit dari kolam tanah. Kolam tanah yang umum digunakan memiliki luas antara 500 – 1.000 m2. (Read more)




8. BENTUK-BENTUK KAD


Secara umum, KAD ada dua bentuk, yaitu segitiga, dan persegi panjang. Segitiga merupakan bentuk awal dari KAD, karena bentuk inilah yang pertama kali dikembangkan. (Read more)




9. KOLAM INDUK


Kolam induk adalah tempat untuk memelihara calon induk atau induk-induk yang baru dipijahkan atau induk yang sedang diistirahatkan. Kolam ini disebut juga kolam pematangan gonad. (Read more)




10. KOLAM PENDEDERAN DAN PEMIJAHAN


Kolam pendederan nila merah adalah tempat untuk memelihara larva yang baru habis kuning telurnya hingga benih mencapai ukuran yang siap di kolam pembesaran. Untuk mencapai ukuran tersebu, pendederan nila merah harus melewati tiga tahap kegiatan, (Read more)




11. INDUK NILA MERAH


Induk jantan betina nila merah dapat dibedakan dengan mudah. Caranya dengan melihat bentuk tubuh, warna dan alat kelaminnya. Nila jantan bertubuh lebih pendek atau agak membulat, warna tubuh agak cerah (Read more)
http://arymarino.blogspot.com

nila bakar

Wonogiri, Jateng - Seorang pedagang membakar Ikan Nila disalah satu warung disekitar lokasi wisata Waduk Gajah Mungkur, wonogiri,Jateng, Minggu (5/7). Ikan Nila Bakar merupakan salah satu menu wisata kuliner di Wonogiri dijual dengan harga 45.000 rupiah per kilo siap santap,daftar rumah makan yang menyediakan nila bakar
@rumah makan pak glinding
@rumah makan moro seneng
@rumah makan manunggal
@rumah makan sari raras
dsb.

bendungan wonogiri




Pertemuan di Wonogiri
Pada tanggal 13 Mei 2009, teman-teman dari Pemerintah Kabupaten Wonogiri, dari Kementerian Lingkungan Hidup dan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bertemu guna mempersiapkan acara Hari Air Dunia dan Hari Lingkungan Hidup yang akan dipusatkan di Wonogiri pada tanggal 1 Juni 2009.
Sehabis pertemuan, acara dilanjutkan dengan peninjauan lapangan dan dimulailah sebuah perjalanan mengelilingi Bendungan Wonogiri. Perjalanan tersebut memakan waktu cukup lama karena jarak yang ditempuh lebih dari 100 km. Bagi sebagian teman, hal tersebut hanya merupakan sebuah perjalanan biasa, akan tetapi bagi kami pribadi, banyak sekali pelajaran yang dapat kami petik.
Keunikan manusia sebagai pribadi
Dalam pertemuan di Wonogiri, dapat ditarik kesimpulan bahwa pendekatan setiap instansi dalam mengelola pekerjaan tidak sama, tergantung dari tugas pokok dan fungsi serta kondisi masing-masing instansi. Sebuah kolaborasi dari beberapa instansi menghasilkan sebuah rencana yang cukup komprehensif…………..
Dari sekitar enam milyar penduduk dunia, tidak ada satu pun manusia yang mempunyai wajah yang sama persis. Pengalaman hidup setiap manusia juga tidak ada yang sama, sehingga pandangan hidupnya sudah pasti berbeda. Setiap manusia mewarisi sifat genetik yang diperoleh dari kedua orang tuanya, kemudian mendapat pendidikan dari orang tua, sekolah dan lingkungan. Adalah hal yang wajar apabila pandangan hidup setiap manusia akan berbeda-beda. Apabila, kita lahir di negara berbeda, pendidikan berbeda, dan zaman yang berbeda, maka pandangan kita tentang kebenaran akan berbeda pula. Perbedaan itu perlu dihayati dalam berinteraksi antar manusia.
Di salah satu universitas di Amerika diadakan penelitian, dan dikumpulkanlah sejumlah mahasiswa-mahasiswi dan dibagi dalam dua kelompok. Kelompok pertama diberi peran sebagai narapidana dan kelompok lainnya sebagai sipir penjara. Penelitian tersebut direncanakan berjalan selama dua minggu dan selalu diadakan pengamatan setiap hari. Pada hari ketujuh, penelitian tersebut terpaksa dihentikan. Ternyata mereka yang diberi peran sebagai narapidana mengalami depresi berat, sedangkan mereka yang bertindak sebagai sipir penjara berkembang perilaku kesewenang-wenangannya. Dapat disimpulkan bahwa perilaku seseorang terbentuk pula akibat peran atau profesi yang digelutinya.
Pada awalnya yang disebut kasta adalah “varna”, semacam pengelompokan manusia berdasarkan profesi dan bukan berdasarkan keturunan. Setiap kelompok memerlukan “treatment” tersendiri dalam peningkatan kesadarannya. Bhima adalah seorang Kesatria, Sutasoma adalah seorang raja, Abiyasa adalah putra dari ibu penjual ikan, Narada adalah putra seorang pembantu rumah tangga dan semuanya dapat mencapai tingkat spiritual yang tinggi.
Guru sebenarnya termasuk profesi Brahmana, yang mestinya sudah tinggi tingkat kesadarannya, akan tetapi sebagian dari mereka kini malah bertindak memperjualbelikan pendidikan sehingga menjadi pedagang, Vaishya. Para kesatria pun banyak yang memperdagangkan dirinya, bahkan sebagian menjadi orang suruhan pengusaha, seorang Sudra. Seorang Vaishya, pengusaha yang mendarmabaktikan sebagian besar pendapatannya demi kemajuan pendidikan bangsa ataupun kepiawaiannya diajarkan pada kader bangsa sudah menjadi Guru, menjadi Brahmana.
Bagaimana pun dengan segala keunikannya, Guru berkata bahwa mereka semua dapat meningkatkan “kesadaran”-nya, mereka semua dapat mengembangkan “kasih” di dalam diri mereka. Tuhan bagaikan magnet. Senantiasa siap untuk “menarik” kita. Jiwa kita saja yang karatan, sehingga tidak “kena-tarik”. Kehadiran para suci di dalam hidup membantu kita membersihkan jiwa. Jiwa yang sudah karatan harus dibersihkan dengan zat kimia. Itu sebabnya proses pembersihan selalu menyakitkan. Kemudian, karena lapisan karat ini berasal dari pergaulan, dari masyarakat luas, maka kita harus selalu waspada dalam menjalani kehidupan ini. Kasih meningkatkan dan memelihara kesadaran.
“Selera makan” dalam roda perekonomian
Di Ngadiraja, rombongan berhenti makan siang, dan begitu makan oseng-oseng tempe lombok hijau seluruh keringat keluar dari pori-pori wajah kami, luar biasa pedasnya. Setiap daerah mempunyai selera tertentu terhadap masakannya. Dan, di tengah perjalanan kami merenung lama……
Sungguh sangat sulit membebaskan diri dari keterikatan selera terhadap lidah. Keterikatan yang cukup berat, sehingga sebelum meninggalkan jasad, banyak orang yang meminta masakan tertentu. Salah satu sahabat kami pernah berkata, bahwa seandainya semua orang bisa melepaskan keterikatan terhadap selera yang tertanam di pikiran bawah sadarnya, semua warung akan tutup dan perekonomian akan melambat. Memang ada benarnya, bila orang tidak mempunyai keterikatan terhadap rasa dan selera dari lidah bagaimana jadinya Rumah Makan Mbok Berek, Suharti, Ponyo dan Gumati. KFC, Pizza dan lain-lain akan gulung tikar. Iklan Biskuit Roma, Coklat, Susu dari berbagai merek akan berantakan semua. Keberadaan hanya memberikan organ pengecap di lidah yang mungkin hanya sebuah ilusi tetapi pengaruhnya dapat menghidupkan perekonomian.
Kami pernah membaca buku terjemahan Vasishta Yoga tentang ilusi, akan tetapi dalam praktek, sekadar ilusi kecapan lidah pun terasa berat. Yang Mulia Atisha mengajarkan agar kita menyadari bahwa semua ini hanya mimpi, akan tetapi makan masakan yang bukan selera Indonesia pun terasa amat berat.
Bathara Narada memberikan jalan keluar. Dalam buku Narada Bhakti Sutra, Menggapai Cinta Tak Bersyarat dan Tak Terbatas, Anand Krishna, Gramedia Pustaka Utama, 2001 halaman 97 ditulis: Bagi Narada, bukan hanya pemujaan dan ritual-ritual keagamaan, tetapi setiap kegiatan, adalah persembahan. Makan dan minum pun menjadi persembahan – yang dipersembahkan kepada badan, di mana Dia bersemayam. Senggama pun menjadi sebuah persembahan, di mana dua “aku” belajar bersatu. Belajar mengikis ego masing-masing and come together! This togetherness, kebersamaan inilah Kasih! Profesi dan usaha apa saja bisa menjadi persembahan. Dan, persembahan adalah wujud Kasih.
Menurut Guru masakan khas Indonesia adalah gado-gado, semua bahan, baik tahu, telor, tauge, kol masih memberikan rasa aslinya. Kemudian sambal kacang adalah pengikatnya, sebagai pemersatunya, sehingga bermacam-macam rasa berkolaborasi meningkatkan selera. Sebuah realisasi dari Bhinneka Tunggal Ika.
Desa Mandiri Energi Mojosawit
Di dusun Mojosawit, Tawangharjo, Giriwoyo, untuk setiap rumah yang mempunyai ternak sapi dibuatkan pemerintah sebuah instalasi bio gas. Cukup dua ekor sapi, dan kotorannya dimasukkan semacam bangunan fiber sederhana dan gas yang terjadi dialirkan ke rumah untuk menghidupkan sebuah kompor gas yang dapat memenuhi kebutuhan masak-memasak bagi satu keluarga setiap harinya.
Di Dusun Kamplong yang berada di daerah aliran sungai Keduang, pemerintah hanya memberikan stimulan berupa bronjong dan semen serta biopori. Dan terbangunlah beberapa “chekdam cilikan” yang dapat menahan air dan laju endapan erosi. Masyarakat dapat mengairi tegalan-nya dan sedimen yang turun ke waduk terkurangi.
Sudah tepat Visi Pemerintah Jawa Tengah, “Balik Desa, Mbangun Desa” yang di dalamnya sarat makna tentang perbaikan kesejahteraan masyarakat desa dan pelestarian lingkungan alam, aura kasih meliputi Visi tersebut.
Kesan yang timbul ketika melihat “Museum Karst Dunia” adalah terrealisasinya obsesi seorang Bupati yang pantang menyerah. Bangunan yang megah berbentuk seperti piramid tersebut terasa penuh energi. Apalagi setelah nantinya museum tersebut terisi batu-batuan yang berasal dari seluruh dunia.
Bendungan Wonogiri
Waduk merupakan bangunan air yang memanfaatkan siklus hidrologi alami guna kepentingan masyarakat luas. Hujan yang turun di daerah tangkapan air disimpan dalam waduk, untuk keperluan irigasi di musim kemarau, menggerakkan turbin listrik tenaga air, dan menahan air agar tidak terjadi banjir di daerah bawah.
Waduk Wonogiri mempunyai luas daerah tangkapan air : 1.350 km2, luas genangan waduk : 88 km2 dan volume efektif 440 juta m3. Waduk Wonogiri dapat mengendalikan banjir dari debit 4.000 m3/dt menjadi 400 m3/dt, menyediakan air bagi lahan seluas 23.200 ha dan membangkitkan listrik sebesar 12.4 MW.
Bendungan adalah wujud kasih manusia terhadap sesama. Dan, saat merenungkan sifat kasih sebuah bendungan, mengingatkan adanya manusia penuh kasih yang bermanfaat bagi alam semesta.
Maitreya
Dalam bahasa Sanskerta, Maitri berarti “persahabatan”. Bahkan mungkin lebih dari sekadar persahabatan, tetapi sense of frienship. Dan bila “persahabatan” menjadi sifat seseorang, orang itu disebut Maitreya. Seorang Bhakta adalah seorang Maitreya. Dia bersahabat dengan setiap orang, dengan setiap makhluk. Dengan pepohonan dan bebatuan. Dengan sungai dan angin. Dengan bumi dan langit. Dengan dunia dan akhirat. Itu sebabnya dia tidak pernah mencemari lingkungan, tidak akan merampas hak orang. Tidak percaya pada aksi teror, intimidasi, dan anarki. Seorang Maitreya siap berkorban demi keselamatan orang lain, karena baginya yang lain itu tidak ada. Dia melihat Tuhan di mana-mana. Narada Bhakti Sutra, Menggapai Cinta Tak Bersyarat dan Tak Terbatas, Anand Krishna, Gramedia Pustaka Utama, 2001 halaman 56.
Semoga semakin banyak manusia Indonesia yang berjiwa Maitreya. Terima Kasih Guru, semuanya berkat Rahmat Guru semata.

Lowongan Bisnis HEBATJutaan Uang akan mengalir ke ATM anda, 24 jam http://www.gpindo.com/?id=G1006209
http://www.elfasenior.com/?id=LFA00001678
Peluang Kerja Di InternetKerja 1 Jam/Hr, Uang Mengalir Ke Rekening Anda, Terbukti dan Pasti !www.solusibisnis-mandiri.com
Usaha kecil Uang MelimpahModal hanya Rp. 10rb di BCA/Mandiri tiap hari dpt juta/milyaran- http://www.investasibca.com/?id=marino

Rabu, 16 September 2009

ikan jambal







ikan jambal adalah ikan yang berasal dari negara tailand,konon hidup di rawa-rawa,dan sekarang hidup di air tawar,ikan ini di tangkap di perairan waduk gajah mungkur kota wonogiri,dengan berat badan kurang lebih sekitar 5/6kg umur ikan sekitar 8 sd 9 bulan,kalo anda ingin bisa mendapatkan ikan jambal ini bisa dilihat di waduk gajah mungkur tepatnya di daerah karamba,selain ikan nila ada banyak jenis lainya seperti,ikan nila ikan tombro,ikan mujaher,ikan tawes,dsb,

gadis kecilku



dengan ridho Alloh yang maha pengasih lagi maha penyayang,engkau adalah gadis kecilku yang tumbuh dewasa, tanganmu yang lembut ketika mengusap,bibirmu cantik ketika mengucap doa,q telah memberi perhatian disetiap langkahmu,jangan berada di bawah untuk di injak dan jangan berada di atas untuk di panggul,dekat di hati untuk di sayangi,jangan ada di belakangku atau ada di depanku tapi berjalanlah bersama agar bisa meraih masa depan yang cerah dan abadi.

satu cinta satukan rasadan satukan langkah buat adik tercinta,railah masa depan yang bisa buat dirimu bagia dan janganlah menyera sebelum pada waktunya,hidup memang perlu perjuangan,dan jangan pernah berhenti sebelum cita & cintamu ada dalam genggaman tanganmu,majulah & semangatlah mencari apa yang ada dalm benak sanubarimu yang paling dalam dan jangn pernah putus asa meraih masa depan yang positif,

Selasa, 01 September 2009

keajaiban tuhan

diasat kta merinung mari kita fikirkan apa yang ada dalam benak kita dan di sekitar kita, bawasannya kita hidub hanya sementara,bila waktu tlah terhenti teman sejati hanyalah amal,

sahabat


seorang sahabat adalah,tidak menyakiti sahabatnta dengan perkataan atau perbuatan,jika ia merasa sakit dia ja ikut merasakannya,sahabat selalu memahami arti persahabatannya,,

Jumat, 28 Agustus 2009

Mau dapetin penghasilan sampingan modal g terlalu banyak.

Bisnis baru dengan cara baru..Sukses meraih keberhasilan tanpa batas kami akan menguraikan cara kerja ini..Mohon di pekajari dengan seksama,kesemptan hanya datang sekali...Jangan lupa gabung z dalam situs ni,modal sangat terjangkau..
http://www.gpindo.com/?id=g1006209

http://www.investasibca.com/?id=marino

http://www.elfasenior.com/?id=LFA00001678

tinggal pilih yg mana gabung z..Kami tunggu konfirmasinya.

Kamis, 27 Agustus 2009

Selasa, 25 Agustus 2009


pengalaman adalah guru,


tuk mencapai kesuksesaan kita perlu mencoba dan terus mencoba agar apa yang kita inginkan bakal kesampaian

haniku


adik yang sATU NI MAKIN LAMA MAKIN IMOET.dulu q smpat jauh sich tp skarang malah sering saring fikiran,,,,n malah jadi adik yang baik hati n kadang suka usil,he,he,he

awal dari sebuah perjalanan

saat q kecil q slalau dimanjain ortu,ketika menginjak dewasa hanya dibiarin hidup apa adanya tp ortuku slalu membuat hidupku senang walopun kenyataannya q tak merasa senang.


saat ku remaja q tlah menemukan jalan buat mencukupi hidupku walapun hanya seadanya,,tp q bangga dah bisa bekerja dah bisa bantu ortu walopun gak banyak nilainya,,q bekerja disebuah hotel kawasan wonogiri,,,q bekerja hanya dibantu temen dekatku,yah gajine g seberapa..tp cukup buat makan sekadarnya.


nilah sedikit kisah dariku,mungkin perjalanan hidup masi panjang dan masih memerlukan kerja dan usaha biar lebih mapan dan buat masa depan,,,,,,,,,,



hidup untuk sukses sukses untuk hidup.

ary




Minggu, 23 Agustus 2009

foto

foto2ku


selamat datang

selamat datang selamat datangselamat datangselamat datangselamat datangselamat datangselamat datangselamat datangselamat datangselamat datangselamat datangselamat datangselamat datangselamat datangselamat datangselamat datangselamat datangselamat datangselamat datangselamat datangselamat datangselamat datangselamat datangselamat datangselamat datangselamat datangselamat datangselamat datangselamat datangselamat datangselamat datangselamat datangselamat datangselamat datangselamat datangselamat datangselamat datangselamat datangselamat datangselamat datangselamat datangselamat datangselamat datangselamat datangselamat datangselamat datangselamat datangselamat datangselamat datangselamat datangselamat datangselamat datangselamat datangselamat datang

nila merah

nila merah

karamba wonogiri



http://arymarino.blogspot.com
http://www.facebook.com/?ref=home#!/ary.marino
Banyak orang pasti sudah mendengar nama Waduk Gajah Mungkur yang artikel wisatanya dibahas tuntas di Rubrik Destination Anywhere. Tetapi, sebagian besar bisa jadi belum tahu asal nama waduk tersebut. Ikon Wonogiri ini merupakan bangunan bendungan dan waduk terbesar seAsia Tenggara. Dibangun dengan fungsi utama sebagai pengendali banjir (fl ood control) Sungai Bengawan Solo. Bendungan ini dibangun selama kurun waktu 1976 sampai 1981. Lokasinya tepat di tujuh kilometer selatan Kota Wonogiri di bagian hilir pertemuan Kali Keduang. Luas daerah genangan lebih dari 8.800 hektar dan luas daerah yang dibebaskan 90 kilometer persegi. Terdiri dari 51 desa di 7 kecamatan. Pengerjaan pembangunan Waduk Gajah Mungkur dilakukan secara swakelola dengan bantuan konsultan Nippon Koei Co Ltd Jepang. Dinamakan Waduk Gajah Mungkur, karena gunung yang mengitari Kabupaten Wonogiri bernama Gunung Gajah Mungkur. Pembebasan daerah genangan ini mengorbankan 12.525 kepala keluarga (KK) terdiri sekitar 68.750 jiwa. Mereka secara sukarela melakukan Program Bedhol Desa dengan bertransmigrasi ke berbagai daerah. Antara lain, Sitiung (Sumatera Barat), Jujuhan, Rimbo Bujang, Alai ilir, Pemenang (Jambi), Air Lais, Sebelat, Ketahun, Ipuh (Bengkulu); dan Panggang, Baturaja (Sumatera Selatan).Dari segi infrastruktur, banyak yang harus ditata ulang. Antara lain relokasi jalan yang dahulu menghubungkan WonogiriWuryantoro, WuryantoroEromoko, Ero mokoBaturetno, dan BaturetnoTir to moyo. Waduk Gajah Mungkur memiliki ba nyak fungsi. Yakni, penyediaan air irigasi un tuk kurang lebih 23.600 ha di daerah Kabupaten Klaten, Sukoharjo, Karanganyar, dan Sragen. Kemudian, penyediaan tenaga listrik untuk daerah Wonogiri dengan kapasitas maksimum 12,4 MW. Lalu sebagai fungsi wisata. Kegunaan lainnya dipakai sebagai tempat budidaya perikanan air tawar, terutama untuk budidaya Karamba Jala Apung ikan nila. Seiring dengan perkembangan kondisi alam yang sangat dinamis, Waduk Gajah Mung kur saat ini mengalami keadaan mem prihatinkan. Umur pakai waduk direncanakan selama 100 tahun. Tetapi berdasarkan perkembangan terakhir, umur pakai waduk diperkirakan hanya tinggal 1015 tahun lagi. (uty/den/berbagai sumber)

karamba

karamba
taman rekreasi karamba wonogiri